Wisata Flora dan Fauna di Kebun Raya Bogor

Jalan-jalan di Bogor tidak hanya wisata kuliner, belanja tas di Tajur dan lihat rusa di halaman Istana Bogor. Jalan-jalan di Bogor kurang lengkap kalau tidak berkunjung ke Kebun Raya Bogor yang sudah menjadi kebanggaan warga kota Bogor sejak lama. Kebun Raya Bogor (sering disebut KRB) adalah salah satu tujuan wisata favorit yang berlokasi di jantung kota, tepatnya Jalan Ir. H.Juanda No. 13 Bogor, Jawa Barat.

Sejak didirikan pada tahun 1817 oleh Godert Alexander Gerard Philip van der Capellen, Gubernur Jenderal Hindia Belanda pada masa itu, serta ilmuwan Jerman Prof. Caspar George Carl Reinwardt, KRB terus berkembang menjadi tidak hanya sebagai tempat wisata, tetapi juga untuk menjadi kebun raya terbaik di dunia dalam bidang konservasi dan penelitian tumbuhan tropika serta program pendidikan lingkungan untuk siswa tingkat TKK, SMP dan SMU; semuanya dalam satu lokasi.

Di dalam area KRB terdapat pusat-pusat keilmuan seperti perpustakaan, Herbarium Bogoriense, dan Museum Zoologi. Rumah kaca anggrek, toko tanaman dan cinderamata, fasilitas penginapan Guest House serta Café Dedaunan melengkapi fungsi KRB sebagai tempat rekreasi yang lengkap. Terletak di pusat kota, luas KRB mencapai 87 hektar dengan sekitar 13.000 jenis koleksi pohon dan tumbuhan di dalamnya. Dapatkah Anda bayangkan betapa luas tempat ini?

Koleksi andalan KRB yang paling menarik minat pengunjung adalah bunga langka Titan Arum yang lebih populer dengan sebutan bunga bangkai. Setiap bunga ini mekar, wisatawan yang datang pasti jauh lebih banyak. Berita mengenai mekarnya bunga bangkai ini bisa Anda pantau di situs resmi KRB (www.bogorbotanicgardens.org).

Jika Anda ingin berwisata dengan nyaman sekaligus melihat koleksi Museum Zoologi, kunjungi KRB pada hari kerja (Senin sampai Jum’at), Anda bisa lebih leluasa menikmati keindahan kebun raya ini. Tempat ini biasanya penuh pengunjung pada setiap akhir pekan dan hari libur, terlebih lagi karena Museum Zoologi tutup.

Lebih baik Anda berkunjung sejak pagi hari karena udara masih sejuk, segar dan belum banyak pengunjung. KRB buka setiap hari dari pukul 07.30 sampai 17.30 WIB dengan harga tiket masuk Rp 14.000,-/orang dan tiket khusus wisatawan asing Rp 25.000,-/orang (berlaku mulai 1 Maret 2013). Tiket ini sudah termasuk tiket Museum Zoologi.

Alasan lain mengapa lebih nyaman berkunjung di hari kerja adalah karena biasanya Anda diperbolehkan mengendarai kendaraan roda empat di dalam area kebun raya dengan membayar biaya tambahan Rp 30.000,- per mobil. Jika Anda lebih memilih untuk berjalan kaki, jangan lupa untuk membawa bekal makanan dan minuman serta memakai alas kaki yang nyaman.

Tidak jauh dari gerbang utama, Anda dihadapkan pada empat rute jalan berbeda. Penulis sarankan untuk memilih rute Canary Road terlebih dahulu karena Anda dapat merasakan indahnya keteduhan pohon kenari dan deretan pohon-pohon besar lainnya di sekitar Istana Bogor. Pada awalnya, KRB merupakan bagian dari halaman depan Istana Bogor. Setelah kedua tempat ini dipisahkan, dari sisi KRB, Anda masih bisa melihat kemegahan istana yang dikelilingi oleh kolam bunga teratai.

KRB juga merupakan surga bagi lebih dari 50 jenis burung lokal. Pada kunjungan terakhir penulis, ada puluhan burung kuntul berkumpul di pohon-pohon yang tumbuh di tengah kolam. Yang tak kalah menarik adalah pohon kalong, sebuah pohon tua dan besar yang berfungsi sebagai sarang kelelawar. Ratusan kelelawar terlihat bergantungan pada setiap cabang pohonnya. Anda juga bisa menyaksikan beberapa tupai yang melompat dari satu pohon ke pohon lainnya. Jika Anda seorang penyayang binatang, hal ini pasti menarik minat Anda.

Melanjutkan penjelajahan dengan mengikuti rute kedua dan ketiga, Anda dapat melihat koleksi beraneka tumbuhan seperti pandan, pakis, pohon palem, tanaman obat, buah-buahan langka dan beberapa kolam dengan berbagai tanaman air. Sayangnya, koleksi pohon tua yang berumur di atas seratus tahun sudah banyak berkurang karena tumbang terkena badai pada Juni 2006.
Cafe Dedaunan di KRB
Tempat favorit penulis di KRB adalah area di sekitar Café Dedaunan yang dikelilingi oleh lapangan rumput hijau dan kolam besar dengan teratai raksasa. Di area ini anak-anak bisa berlarian, tempat yang pas bagi para pengunjung untuk bersantai dan beristirahat. Anda bisa menyewa lapangan di KRB untuk berbagai acara seperti pesta kebun, foto pre-wedding, syuting, acara gathering dan promosi produk.

Penggemar bunga anggrek bisa berkunjung ke rumah kaca anggrek di jalur ke empat. Untuk masuk ke rumah anggrek yang memiliki banyak koleksi bernilai tinggi, Anda harus membeli tiket terpisah sebesar Rp 2000,-. Ada dua rumah kaca yang berisi ratusan koleksi anggrek alam dan koleksi anggrek hibrida. Koleksi anggrek dari seluruh Indonesia ini tentunya bisa menginspirasi pencinta anggrek untuk menambah koleksinya di rumah.

Masih banyak lagi tempat dan bangunan bersejarah di dalam KRB. Jangan sampai terlewat untuk singgah ke Taman Teysmann, Taman Lebak Sudjana Kasan, Taman Kaktus, Monumen J.J. Smith, Jembatan Gantung serta Monumen Lady Raffles. Anda tidak akan tersesat karena petunjuk arah cukup memadai dan petugas di Pusat Informasi siap membantu. Luangkan waktu seharian di KRB agar semua tempat menarik bisa dijelajahi. Jangan lupa menjaga kebersihan selama berada di dalam area KRB. Jangan pergi berduaan dengan pacar karena ada mitos setelah pulang dari KRB biasanya putus. Percaya ngga percaya, tapi memang sebaiknya KRB dimanfaatkan untuk berwisata dan belajar, bukannya untuk tempat berpacaran.

Share Button

Pasang Iklan di Sini


========================================================
Semua isi tulisan ini, termasuk hak cipta, sepenuhnya tanggung jawab penulis masing-masing. Apabila ada komplain, silahkan kirim pesan ke ktasdik1@gmail.com.
========================================================

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>